Tips Fresh Graduate dalam Menghadiri Interview Perusahaan

 

Ilustrasi Proses Interview

Mengingat kembali pengalaman saya pertama kali interview, rasanya ingin sekali diberikan kesempatan kedua untuk mengulang proses tersebut. Saya akui, memang persiapan pertama kali setelah lulus atau sering disebut fresh graduate memanglah beda dengan interview para profesional dengan X tahun pengalaman kerja. Namun, tak perlu khawatir, kamu bisa mencari ribuan tips di dunia maya untuk mempersiapkan proses interview kamu lebih matang. 

Lalu, beda interview freshgraduate dengan experience professional apa? Secara umum, proses interview adalah asesmen untuk menggali potensi kandidat agar perusahaan tahu, kamulah orang yang tepat untuk menempat posisi tersebut. Interview untuk freshgraduate menekankan pada proses-proses pembelajaran di kampus dan di organisasi yang kemungkinan relate dengan pekerjaan yang mereka lamar, sedangkan interview untuk experience professional menekankan pada pengalaman-pengalaman pekerjaan yang pernah ditunjukkan saat bekerja di tempat sebelumnya. Umumnya kurang lebih seperti itu, namun detailnya akan banyak. 

Kali ini kita fokus ke tips interview untuk freshgraduate sebagai berikut:

1. Research mengenai Perusahaan

Kesempatan interview tak datang dua kali, sekalinya kamu dapat kesempatan itu pergunakanlah sebaik mungkin. Setelah kamu mengkonfirmasi kehadiran interview, pastikan kamu sudah membuka website perusahaan tersebut untuk mengetahui bisnis perusahaan, nilai-nilai perusahaan, visi misi, struktur organisasi, hingga alamat detail lokasi. Pertanyaan umum yang sering dilontarkan interviewer adalah "apakah kamu tahu perusahaan ini?", nah cobalah memulai untuk mencari tahunya. Kasih kesan baik jika kamu tahu banyak hal mengenai perusahaan ini. Tujuan research ini juga untuk memvalidasi undangan interview tersebut valid atau penipuan. Perusahaan yang baik pasti memiliki informasi yang bisa diakses publik. 

2. Persiapan Pra-Interview

Menuju hari-H interview pastikan kamu telah mempersiapkan berkas-berkas yang diminta perusahaan. Cek kembali sebelum diserahkan ke perusahaan. Jangan lupa untuk mempersiapkan pakaian saat interview sehari sebelumnya, termasuk transportasi perjalanan kamu ke lokasi. Malamnya, jangan lupa istirahat yang cukup agar kamu bangun tepat waktu. Jika kamu tidak terbiasa sarapan, bawalah roti dan minum agar perut tidak keroncongan, tidak ketinggalan parfum agar tetap wangi. 

3. Persiapan "Menjual Diri" di depan Rekruter atau User

Pertanyaan-pertanyaan interview biasanya common ada di internet, yang membedakan adalah masing-masing kandidat men-deliver dirinya di hadapan interviewer. Kamu bisa listing pertanyaan-pertanyaan dari internet yang biasanya interviewer tanyakan. Lalu, lakukan role play dengan teman kamu atau di depan kaca kamar. Semakin berulang kamu lakukan, kamu akan semakin terbiasa melakukan proses interview. Kunci dari interview adalah tetap tenang apapun yang kamu alami selama prosesnya & jangan lupa jujur dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan interviewer. Jika kamu blank, kamu bisa meminta waktu untuk mengatur napas kamu. 

Percaya diri menjawab pertanyaan interviewer itu penting, tapi over confident terkesan buruk. Atur porsi kamu dalam "menjual diri" ini. Jangan sampai interviewer mendapatkan kesan buruk terhadap kamu. 

4. Tetap Tenang, Berdoa, dan Move On ke Next Interview

Lega akhirnya setelah keluar dari ruang interview. Cobalah mengevaluasi apa yang tadi terjadi saat proses interview. Lakukan improvement pada beberapa hal yang menurutmu kurang. Perihal lolos atau tidak lolos, anggaplah itu bonus. Melakukan hal terbaik setiap proses rekrutmen sudahlah cukup. Jika kamu masih tidak yakin, berdoalah dan asah kembali kemampuan interview di poin ketiga. Jangan lupa untuk move on, next interview sudah menunggu kamu. 

Begitulah beberapa tips menghadapi proses interview. Semoga kamu berhasil! Kabarin kami jika kamu membutuhkan konsultasi karier melalui email berikut.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Termination Cost yang Harus Dikeluarkan Perusahaan saat PHK Harus Dilakukan

Pengendalian Kualitas Proses Bisnis Menggunakan Metode PDCA

Team yang Baik