Pentingkah Meng-Hire HR untuk Perusahaan yang Masih Merintis?
![]() |
| Ilustrasi. Sumber: Freepik |
Perusahaan rintisan umumnya belum memikirkan proses-proses HR yang berjalan di dalam perusahaan tersebut. Menurut Raymond Chin dalam video youtubenya, 3 fungsi utama dalam bisnis rintisan adalah Product, Marketing, dan Operation. Mari kita ulas satu per satu sebelum kita membahas fungsi HR dalam bisnis/perusahaan rintisan.
Product, yaitu jasa atau barang yang akan kita tawarkan kepada pembeli. Kita harus tahu apa yang kita akan jual sebelum kita bertanya bagaimana menjual jasa atau barang kita. Sebelum menentukan product, sebisa mungkin kita melakukan riset pasar untuk mengetahui respon pembeli terhadap produk kita.
Marketing, yaitu cara kita menjual product yang sudah kita tentukan. Setiap bisnis perlu marketing untuk mendapatkan revenue atas penjualan product. Di awal merintis bisnis, mungkin cost untuk marketing inilah yang paling besar. Marketing bisa menentukan bisnis kita akan berjalan atau mati ke depannya.
Operations, yaitu bagaimana proses bisnis kita berjalan secara lancar dan sesuai apa yang kita mau. Departemen operasional di usaha awal biasanya dilakukan sendiri oleh pemilik bisnis. Namun, perlu diingat jika waktu kita mengurus operasional akan lebih besar dibandingkan waktu kita memikirkan growth bisnis ke depannya. Sehingga, diperlukan otomatisasi di proses operations bisnis kamu.
Jika kita melihat dari pendapat di atas mengenai fungsi awal yang harus ada saat bisnis dirintis, artinya perusahaan akan membangun pola organisasi dengan departemen-departemen yang sama untuk memegang fungsi dasar di atas. Mereka akan mulai meng-hire orang untuk menjalankan fungsi product, marketing, dan operations. Founders perusahaan akan fokus ke ketiga hal tersebut. Setelah core team terbentuk, mereka akan fokus ke support team. Support team biasanya terdiri dari departemen Finance, Legal, dan HR. Kadang orang HR belum ada, namun fungsi HR sudah ada dan dipegang oleh departemen tersebut. Fungsi HR yang dimaksud adalah penggajian dan data karyawan.
Tidak ada rules yang paten kapan seharusnya perusahaan harus meng-hire HR Generalis untuk menjalankan fungsi-fungsi HR. Namun, menurut pengalaman pribadi, perusahaan dengan jumlah kurang lebih 50 orang sudah harus memiliki HR untuk menjalankan fungsi HR secara independen. Tugas yang harus dijalankan oleh HR pertama kali adalah membuat dashboard untuk data karyawan dan supporting dokumen karyawan. Selanjutnya baru aspek lain seperti rekrutmen, training, dst. Jika bertanya soal proses payroll, pasti sebelumnya sudah ada karyawan yang secara khusus menjalankan proses tersebut.
Jika perusahaan kamu membutuhkan konsultan untuk Human Resources, silakan kontak kami!

Komentar
Posting Komentar