Tugas Utama Departemen Human Resource pada Perusahaan

Ilustrasi. Sumber: Freepik

Kita mungkin sudah tahu terminasi kata Human Resource, namun tahu kah kita akan fungsi dari Departemen Human Resource pada suatu perusahaan? Jika belum, mari kita simak ulasan mengenai fungsi dan tugas utama seorang Human Resource dalam perusahaan.

1. Rekrutmen

Rekrutmen adalah proses untuk menyaring kandidat untuk mengisi posisi di perusahaan. Proses Rekrutmen dimulai dengan posting pekerjaan di beberapa sumber informasi pekerjaan, screening kandidat, interview dan tes, hingga penawaran pekerjaan. Tak sampai di situ, terkadang seorang rekruter juga menjalankan fungsi onboarding dan offboarding karyawan. Saat ini, tugas rekruter bisa dibantu dengan alat-alat untuk mempercepat proses rekrutmen seperti Job Portal dan ATS (Applicant Tracking System). 

2. Administrasi dan Penggajian

Setelah karyawan onboard ke perusahaan, HR perlu memantain dokumen-dokumen karyawan seperti identitas, nomor rekening, kartu keluarga, npwp dst. Lalu, HR juga perlu menyiapkan kontrak kerja untuk karyawan tersebut. Fungsi Administrasi dan Penggajian ini juga meliputi surat-menyurat terkait HR, absensi karyawan, dan pendistribusian gaji karyawan. 

3. Training & Development

Setiap karyawan yang masuk ke perusahaan pasti akan mengharapkan perkembangan diri baik secara skills ataupun karier. Fungsi training & development itulah yang akan memastikan setiap karyawan mendapatkan training & development yang menunjang perkembangan tersebut. Selain itu, biasanya masalah karyawan terkait dengan kebutuhan pengembangan diri juga dihandle oleh fungsi ini, sehingga team training & development juga berperan memberikan konseling ke karyawan. 

4. Organzational Development

Team HR juga harus mengetahui bisnis dan perkembangan bisnis. Team Organizational Development ini menjalankan fungsi partner bisnis sehingga apabila ada perubahan struktur organisasi dan kebutuhan akan penilaian performa kinerja karyawan biasanya akan dihandle oleh team yang menjalankan fungsi ini. HR dengan perspektif Organizational Development dinilai lebih menjalankan fungsi strategis HR secara umum di perusahaan, termasuk mengevaluasi proses-proses HR yang harus di-improve agar lebih baik lagi. 

5. Industrial Relation

Seiring semakin banyaknya karyawan dan perusahaan yang makin besar teamnya, HR akan menemui kendala-kendala yang berkaitan hubungan antar karyawan. Setiap aturan yang perusahaan buat belum tentu bisa mengakomodir semua karyawan, sehingga bisa jadi, ada karyawan-karyawan yang menolak aturan dari perusahaan. Fungsi Industrial Relation ini yang akan menjembatani diskusi antara karyawan dan perusahaan atas masalah hubungan pekerja dan pemberi kerja. Tak sampai di situ, team Industrial Relation harus siap berhubungan dengan pihak ketika (Dinas Tenaga Kerja), jika ada masalah yang tidak bisa diselesaikan secara Bipartit. 

6. General Affair

Terkadang HR akan diribetkan dengan urusan ATK, mobil perusahaan, bahkan hingga manajemen kantor. Nah, fungsi General Affair ini yang akan memastikan asset-asset perusahaan terdokumentasi dengan baik dan alat-alat yang dibutuhkan karyawan tersedia. 

Jika perusahaan kamu membutuhkan jasa konsultasi terkait Human Resource, silakan hubungi kami!

Komentar